Gigi Lubang Akibat Menggunakan Dot (karies botol)

Merawat gigi hendaknya dilakukan sejak dini. Karena gigi yang sehat akan mempengaruhi pertumbungan dan perkembangan anak, dimana asupan makanan pada anak akan sesuai dengan kebutuhan. Anak-anak erat kaitannya dengan makanan manis, namun kebiasaan makanan makanan yang manis dan mudah melekat ini dapat menyebabkan gigi anak berlubang (karies gigi).

Gigi berlubang juga dapat disebabkan oleh kebiasaan anak mengkonsumsi susu atau minuman manis dari botol atau dot. Keadaan ini disebut dengan karies botol. Pada mulanya anak yang diberi minuman manis atau makanan cair melalui botol sampai usia lebih dari 20 bulan akan memungkinkan terjadinya karies rampan , terutama pada pemberian pada malam hari hingga anak tertidur.

karies botol
Karies botol diawali dengan adanya warna keputihan pada gigi atau dapat juga berwarna cokelat tua yang melingkar di sekitar leher gigi depan atas. Kemudian kerusakan akan berlanjut pada gigi taring atas terutama pada ruang diantara dua gigi pada gigi-gigi yang menghadap ke bibir, setelah itu keparahan akan berlangsung hingga pada  gigi geraham sulung pertama tas dan bawah, dan kaninus bawah.  Ini akan menyebabkan anak susah untuk makanan dan biasanya akan menghindari makan makanan yang keras seperti daging , ini jelas bukan hal yang baik untuk pertumbuhan anak.

Baca Juga:  Karang Gigi

Suatu karies dengan pola yang sama dapat terjadi pula pada anak yang minum ASI semaunya , atau kapan saja dia kehendaki dan dalam waktu yang lama. Pemberian ASI hingga anak berusia lebih dari dua tahun dapat meningkatkan peluang terjadinya gigi berlubang. Laktosa dalam ASI terbukti bersifat kariogenik atau bersifat sebagai penyebab gigi berlubang ( karies gigi ). Pola kejadian karies gigi akibat ASI ini mirip dengan karies botol.

Sumber :

Sariningsih, endang . 2012 . Merawat Gigi Anak Sejak Usia Dini . Jakarta : PT Alex Media Kompetindo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *