Gigi Berlubang Tidak Harus Dicabut

          Kurangnya pengetauan mengenai kesehatan gigi dan mulut khususnya tentang merawat gigi, menyebabkan sebagian besar orang akan datang ke tempat pelayanan kesehatan gigi saat sakit giginya sudah parah. Saat keadaan seperti ini orang-orang menginginkan jalan pintas dengan meminta dokter untuk mencabut gigi tersebut. Namun gigi berlubang tidak seharusnya dilakukan pencabutan, selama lubang gigi belum mencapai akar.

sakit gigi

            Gigi berlubang yang belum sampai ke pulpa dapat dilakukan perawatan dengan penambalan dengan satu hingga dua kali kunjungan. Namun jika lubang gigi sudah sampai pada pulpa maka harus dilakukan perawatan saluran akar, tindakan ini memerlukan waktu dua hingga empat kali kunjungan.

            Jika gigi susu yang mengalami lubang sebaiknya pertahankan gigi tersebut selama mungkin hingga waktunya tanggal. Biasanya orang tua beranggapan bahwa gigi dudu bersifat sementara sehingga tidak bermasalah jika dicabut dan sakit pun akan hilang. Usahakan gigi anak yang berlubang dirawat dan ditambal sebelum waktunya tanggal karena jika pencabutan dilakukan sejak dini kelak gigi dewasa anak yang tumbuh akan mencari tempat seadanya tanpa ada yang menuntun. Akibatnya gigi dewasa anak akan tumbuh tidak pada tempatnya dan tumbuh miring. Hal ini dapat menyebabkan maloklusi atau gigitan yang tidak tepat dann juga dapat menyebabkan penampilan terganggu.

Baca Juga:  Cemilan Sehat Untuk Gigi

            Jadi , gigi yang berlubang lebih baik dirawat jika lubangnya belum mencapi pulpa.

Sumber :

Susanto, Grace W MI . 2011. Terapi Gusi untuk Kesehatan dan Kecantikan. Jakarta : Erlangga

Artikel Terkait:

Cemilan Sehat Untuk Gigi Di era globalisasi ini semua permintaan disajikan dengan cepat dan instan, termasuk makanan yang kita makan. Cepatnya mobilitas yang terjadi di masyar...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *