4 Resiko Pemutihan Gigi

gigiputihDewasa ini pemutihan gigi menjadi trend baru dimana orang-orang menginginkan giginya seputih artis-artis di layar kaca. Pada dasarnya pemutihan gigi adalah suatu cara untuk membuat warna gigi yang gelap menjadi lebih putih, dengan tujuan utama untuk menutupi keadaan gigi yang berubah warna karena sesuatu hal yang berhubungan dengan kesehatan. Misalkan gigi yang berbuah warna karena mati atau karena proses trauma , pengaruh obat-obatan , kongenital (bawaan lahir), dan proses pewarnaan lainnya.

  1. Terjadi peradangan

Proses pemutihan gigi biasanya menggunakan bahan kimia hidrogren perioksida (H2O2) yaitu bahan yang sama yang digunakan pada pemutih pakaian. Seaman apapun produsen mengklaim produknya tetap saja akan menimbulkan iritasi pada jaringan lunak mulut terutama pada gusi. Dimana setelah dilakukan pemutihan gusi menjadi bengkak dan lebih merah daripada gusi normal pada umumnya.

  1. Ada batas kardaluarsa

Jangan berharap setelah dilakukan pemutihan gigi akan putih selamanya , akan ada batasan waktu untuk warna gigi kembali seperti semula. Setelah waktu tenggang itu habis maka anda harus melakukan pemutihan lagi , dengan resiko gigi anda akan merasakan bahan kimia lagi.

  1. Adanya beberapa pantangan
Baca Juga:  Mengenal Pit dan Fissure Sealant

Pantangan utama adalah dilarang merokok , kemudian tidak boleh minum minuman bersoda, minum minuman yang berwarna seperti kopi dan teh.

  1. Gigi menjadi sensitif

Sumber : drg agam ferry erwana ,2013 , seputar kesehatan gigi dan mulut , rapha publishing , jakarta

RelatedPost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *